About Nur Aas Aisah

Manual Description Here: Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis.

Mari saling berbagi ilmu

Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet pada Pasien Hipertensi

Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet pada Pasien Hipertensi

Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet pada Pasien Hipertensi
Tekanan darah merupakan gaya yang bekerja pada pembuluh darah arteri. Tekanan darah normal berada pada 120/80 mm Hg jika lebih dapat didiagnosa sebagai hipertensi (1). Penderita hipertensi melakukan manajemen hipertensi untuk mengurangi resiko kemungkinan yang terjadi. Manajemen hipertensi dibagi menjadi manajemen farmakologi dan non farmakologi (2). Dalam resume ini saya akan membahas faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan pelakasanaan manajemen tersebut.
Dari penelitian yang saya baca faktor yang berpengaruh terhadap diet pasien hipertensi meliputi dukungan keluarga, gaya hidup dan jenis hipertensi. Dukungan keluarga dapat menjadi faktor kepatuhan karena anggota keluarga dapat selalu siap memberi dukungan dan pertolongan jika diperlukan (3). Gaya hidup berperan mempengaruhi pola makan dan kesehatan (3) dengan gaya hidup yang sesuai dapat menurunkan tekanan darah sehingga factor ini mendukung tingkat kepatuhan diet hipertensi. Menurut (4) hipertensi diklasifikasikan menjadi 2 tipe, tipe 1 dan tipe 2. Jenis hipertensi mempengaruhi kepatuhan, hal ini dikarenakan pada tipe lanjutan hipertensi akan memiliki kecenderungan komplikasi sehingga penderita perlu menjalani diet lain dengan tingkat kepatuhan yang berbeda (3).
Pernyataan tersebut didukung oleh Arista Novian yang menyatakan bahwa kepatuhan diet hipertensi tidak dipengaruhi umur, jenis kelamin dan pekerjaan (5). Semakin tua memang pembuluh darah mengalami perubahan structural dan fungsional salah satunya kehilangan elastisitas jaringan ikat. Wanita memang lebih banyak menderita hipertensi dibanding pria, tapi wanita lebih tahan lama terhadap tanpa kerusakan jantung dan pembuluh darah. Pekerjaan menjadi salah satu penyebab hipertensi berkaitan dengan suasana kurang nyaman terhadap pekerjaan (Lanny Sustrani, 2004) dalam (5). Kepatuhan diet dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, peran keluarga dan peran petugas kesehatan. Tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan saling terkait dengan kepatuhan diet pada pasien hipertensi. Semakin tinggi pengetahuan terhadap hipertensi maka semakin tinggi pula kepatuhan diet yang dilakukan.
Pernyataan diatas juga didukung oleh (1) menyatakan bahwa Terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan melaksanakan diet pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolaang kecamatan Langowan Timur. Peran petugas kesehatan terbukti berpengaruh membangkitkan, mengelola dan mempertahankan kemauan pasien untuk patuh terhadap manajemen hipertensi yang sedanng dilakukan (Chaplin, 2005) dalam (1). Petugas kesehatan dapat berpengaruh dalam perubahan sikap pasien untuk melakukan manajemen hipertensi dengan patuh.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa kepatuhan seseorang dalam melaksanaan manajemen hipertensi dipengaruhi beberapa factor diantaranya dipengaruhi tingkat pendidikan dan pengetahuan, dukungan dan motivasi dari keluarga, peran petugas kesehatan, factor jenis hipertensi dan gaya hidup. Sehingga untuk memperbaiki tingkat kepatuhan terhadap manajemen hipertensi diperlukan factor tersebut yang berpengaruh terhadap penderita hipertensi. Selain motivasi dari dalam diri diperlukan juga motivasi dari lingkungan luar. Sebagai perawat motivasi membangun dan pemberian pengetahuan mengenai cara diet dan informasi mengenai hipertensi perlu diberikan pada pasien hipertensi sebagai upaya meningkatkan tingkat kepatuhan.

Daftar Pustaka
1.        Runtukahu RF, Rompas S, Pondaag L. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN. 2015;3.
2.        Gupta R, Guptha S. Strategies for initial management of hypertension. 2010;(November):531–42.
3.        Sewang N, Darmawan S. MENJALANKAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAROMPONG. 2014;4(2007):213–20.
4.        Weber MA, Schiffrin EL, White WB, Mann S, Lindholm LH, Kenerson JG, et al. Clinical Practice Guidelines for the Management of Hypertension in the Community A Statement by the American Society of Hypertension and the International Society of Hypertension. :1–13.
5.        Novian A. KEPATUHAN DIIT PASIEN HIPERTENSI. J Kesehat Masy. 2013;9(16):100–5.


Read More...

Translate